Kenapa Apartemen Selalu Dipasarkan Semigross?

Berbeda dengan rumah tapak yang ukurannya disebutkan sesuai dengan luas lantainya, luas unit rumah susun atau apartemen selalu dipasarkan semigross (luas kotor) alias tidak mengikuti luas unit yang sebenarnya. Misalnya, kalau di rumah tapak disebutkan tipenya 45, itu berarti luas lantainya memang 45 m2 sudah termasuk teras (kalau ada) dan lain-lain. Sementara pada apartemen, kalau tipe unit disebut studio 24 m2, itu tidak berarti luasnya memang 24 m2, tapi lebih kecil dari itu. Angka 24 m2 itu adalah luas semigross. Sedangkan luas unit yang sebenarnya (nett) biasanya dikurangi 15-20% atau hanya sekitar 19-20 m2.
Menurut Pulung Prahasto, petinggi sebuah perusahaan developer milik BUMN Karya yang banyak mengembangkan apartemen selain perumahan tapak, luasan apartemen dipasarkan semigross supaya terkesan cukup luas dan terjangkau harganya. "Kalau dipasarkan dengan luas nett, kurang menarik dari sisi marketing (karena terkesan kecil) dan harganya jadi tinggi," katanya seperti dikutip housingestate.id beberapa waktu lalu.
Di sebuah apartemen selain unit-unit hunian, ada yang disebut dengan tanah bersama, bagian bersama, dan benda bersama. Tanah bersama adalah tanah tempat berdirinya bangunan apartemen. Setiap pemilik apartemen memiliki hak atas tanah tersebut menurut luasan unit yang dimilikinya. Kalau luas tanah apartemen 5.000 m2, dan luas unit apartemen yang kamu miliki 200 m2, maka hak kamu atas tanah bersama itu adalah 0,04%. Di sertifikat besaran hak atas tanah apartemen itu dicantumkan.
Jadi, kalau suatu ketika apartemen dirobohkan karena tidak diperpanjang lagi HGB-nya, atau terkena gempa bumi yang membuat bangunannya hancur, kamu berhak mendapat bagian ganti rugi sebesar persentase hak atas tanah yang tertera di sertifikat satuan rumah susun. Selain itu persentase hak itu juga menjadi dasar pengenaan service charge atau iuran pengelolaan apartemen kepada pemilik unit. Makin besar unit apartemen kamu, makin gede juga service charge-nya. Dalam service charge itu biasanya juga sudah dimasukkan sinking fund sebagai tabungan dana untuk penggantian benda bersama dan bagian bersama.
Bagian bersama adalah bagian apartemen yang dipakai bersama seperti atap, tangga, lift, saluran pipa, jaringan listrik, lantai, dinding, dan lain-lain yang merupakan satu kesatuan fungsi dengan bangunan apartemen. Sedangkan benda bersama adalah benda yang tidak menjadi satu kesatuan fungsi dengan bangunan apartemen, tapi dimiliki bersama secara tidak terpisah untuk pemakaian bersama penghuni apartemen. Contohnya, fasilitas kolam renang, lapangan olah raga, dan lain-lain.
"Unit apartemen mengalami banyak potongan untuk bagian dan benda bersama seperti kolom struktur, ruang lift, lobi, dan lain-lain itu, yang kemudian dimasukkan ke dalam ukuran unit sehingga luasannya jadi semigross. Beda luas semigross dengan nett sekitar 15 persen," jelas Pulung. Itu pulalah kenapa luas unit apartemen yang dipasarkan itu tidak pernah bulat tapi ada komanya. Misalnya, 24,19 m2, 36,34 m2 dan seterusnya. Memang, ruang usaha di mal atau trade center dipasarkan dengan luasan nett. Itu karena pusat perbelanjaan memiliki bagian bersama yang luas. Kalau juga dimasukkan ke dalam ukuran unit dan dipasarkan semigross, luas semigross dengan nett-nya akan berbeda jauh.